Langsung ke konten utama

Ini Top 10 Motorsport 150cc Terlaris Semester 1 2017

All New Vixion berhasil membawa klan Vixion menjadi raja dalam daftat 10 Motorsport 150cc Terlaris Semester 1 2017.

Ketika di akhir 2016 kemarin New Vixion akhirnya berhasil mengamankan posisi sebagai raja motorsport 150cc tanah air, banyak yang memprediksi itulah akhir kejayaan klan Vixion di tanah air.



Prediksi itu seolah menjadi kenyataan setelah di awal tahun 2017, dominasi All New CB150R menjadi-jadi. Sedangkan di sisi lain Yamaha belum juga merilis All New Vixion.

Namun, kini setelah satu semester berjalan, kondisi kembali berubah. Vixion kembali berhasil memimpin pasar motorsport 150cc, penasaran berapa angkanya dan dimana posisi All New CB150R?

Inilah 10 Motorsport 150cc Terlaris Sepanjang Semester 1 Tahun 2017.


Naked sport 150cc

Sebelum All New Vixion meluncur dan didistribusikan, marketshare All New CB150R masih memimpin terutama di kuarter pertama 2017 (Januari-Maret). Namun, kondisi mulai berubah di Data AISI Mei dimana All New Vixion sudah dijual mulai April 2017.

Penjualan All New Vixion membantu klan Vixion unggul di kuarter kedua (April-Juni). Sehingga secara total All New Vixion di semester 1 ini unggul.

All New Vixion terjual sebanyak 53.304 unit atau dengan penguasaan marketshare 27,6%. All New Vixion kembali menjadi raja motorsport 150cc tanah air setelah sempat berpindah tangan di 3 bulan pertama tahun ini.

Sedangkan, All New CB150R tergeser ke posisi kedua. Naked sport Honda itu telah terjual sebanyak 52.670 unit atau setara 27,3%. Persaingan sangat ketat, keduanya hanya berjarak 600an unit saja.

Menarik ini bagaimana performa keduanya di semester kedua nanti. Sebab, Yamaha masih punya amunisi tajam pada sosok All New Vixion Type R yang lebih powerfull dan full fitur dibanding versi standar saat ini.

Naked sport lainnya yakni Suzuki GSX-S150 masih belum bisa berbicara banyak. Walau secara performa di atas kertas GSX-S150 tertinggi di kelasnya, namun sepanjang Maret-Juni 2017 performa jualan hanya mampu mencapai 5.723 unit (2,96%).


Sport fairing 150cc

Sementara itu, untuk motorsport 150cc fairing Honda membalas kekalahan dari Yamaha di naked sport. All New CBR150R yang secara performa sebenarnya paling inferior diantara dua rival lainnya, All New R15 dan GSX-R150, ternyata masih terlalu tangguh di penjualan.

Sepanjang Januari-Juni 2017 ini All New CBR150R telah terjual sebanyak 37.114 unit atau setara dengan 19,2% penguasaan pasar. Sedangkan Yamaha R15 (termasuk all new R15) terdistribusi sebanyak 22.421 unit (11,6%) dan Suzuki GSX-R 150 sebanyak 16.943 unit (8,8%).

Berikut Top 10 Motorsport 150cc Terlaris Semester 1 2017:


Daftar top 10 motorsport 150cc terlaris Januari-Juni 2017

Dari total penjualan sepeda motor sebanyak 2.700.546 unit sepanjang semester I 2017, motorsport menyumbang 9,82%. Totalnya, motorsport terjual sebanyak 265.156 unit sejak Januari sampai Juni 2017 ini. Adakah motormu di daftar, bro?


Sumber: Naik Motor.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bocoran Superbike BMW Terbaru, S1000RR Model 2018

D'BIKERS – Meski tak sepopuler superbike racikan brand Jepang, nyatanya superbike BMW yakni S1000RR jadi superbike tercepat pada sebuah pengetesan trek lurus. Kini pabrikan Jerman itu bersiap merilis model terbarunya. Dituliskan majalah motor ternama Jerman, Motorrad, BMW tampak sedang menguji superbike terbarunya itu. Ini menandakan motor tersebut tak lama lagi akan segera muncul. BMW S1000RR 2018 usung sub frame model teralis. (Foto: Morebikes) Dari foto yang beredar, bisa dilihat motor ini akan mendapakan banyak perubahan. Mulai dari lengan ayun, bentuk bodi dengan fairing baru, buritan pendek yang lebih pendek. Tak ketinggalan perubahan pada bagian wajahnya karena menggunakan desain lampu utama model anyar. Kemudian yang tak kalah penting adalah revisi mesin untuk mengejar performa menengah dan atas. Secara keseluruhan motor Jerman ini semakin cantik dengan desain sub frame model teralis. Jadi khas seperti superbike racikan Eropa macam Ducati yang dikenal dengan sasis te...

Jumlah Piston di Kaliper Rem Sepeda Motor, Beda Model Beda Juga Fungsinya

Apabila diperhatikan dengan detil, jumlah piston pada kaliper rem itu ternyata berbeda-beda. Ada yang menggunakan kaliper dengan satu piston, ada yang dua piston dan bahkan ada yang menggunakan 4 piston. Yang menarik pada motor berkapasitas 115-150 cc, ada model yang menggunakan kaliper rem 1 piston dan ada pula yang memiliki 2 piston meski kapasitas mesinnya sama. Lantas apa perbedaannya? Bagaimana performanya? "Sebenarnya jumlah piston itu berkaitan juga dengan performa pengereman. Seperti kaliper 2 piston memiliki performa pengereman yang lebih bagus dibandingkan 1 piston. Tapi, bukan berarti 1 piston jelek, karena disesuaikan juga dengan spesifikasi mesin motornya," ucap Chrisna Permata Putra, Marketing PT Chemco Harapan Nusantara (CHN) selaku produsen komponen rem Nissin. Chrisna juga menyampaikan umumnya motor yang memakai kaliper 1 piston berkapasitas maksimal 150 cc. Tenaga mesinnya masih dapat diimbangi dengan performa kaliper rem 1 piston. Selain berpatokan pad...

Benarkah Oli Samping Motor 2-Tak Harus Wangi? Ini Jawabannya

D'BIKERS – Sepeda motor dua langkah atau 2-tak saat ini sudah tidak lagi diproduksi. Namun pengguna dan penggemarnya masih banyak bersliweran di jalan dengan suara dan asap knalpot yang khas. Salah satu komponen motor 2-tak yang menjadi perhatian adalah oli samping. Tanpa oli samping, motor dua tak tidak dapat melakukan pembakaran secara sempurna. Mesin diambil dari Kawasaki H2 3-silinder 2-tak lansiran 1970-an. Banyak yang masih beranggapan pemilihan oli 2-tak yang baik berasal dari wanginya. Ini jadi bahasan pengguna motor 2-tak hingga saat ini. Apakah benar seperti itu? “Tidak ada itu. Oli samping wangi semua bisa buat, Cuma tambah pewangi saja,” ucap Herry Hambali, Sales and Marketing Director PT Federal Karyatama, produsen oli Federal beberapa waktu lalu. Herry mengungkapkan, oli wangi tidak ada hubungannya dengan performa. Bagi pemilik motor yang wajib diperhatikan adalah formulasi serta zat aditif di dalam oli. Selain itu, penggunaan oli samping dengan wewangian tida...