Langsung ke konten utama

Selain Primavera Arcobaleno, Piaggio Indonesia Juga Bawa Sprint Limited Edition

D'BIKERS – Selain Vespa Primavera Arcobaleno 150 Limited Edition, PT Piaggio Indonesia juga akan memasukkan Vespa Sprint Limited Edition. Peluncurannya akan dihelat berbarengan, atau paling tidak berselang tidak berjauhan di kuartal 3 2017 mendatang.


Vespa Primavera Arcobaleno 150 tampil dengan warna biru pastel yang dinamakan Pastello Azzurro.

“Ada juga itu kan Arcobaleno Primavera, Sprint juga akan kita bawa,” kata Andre Sanyoto, Direktur Marketing Piaggio Indonesia beberapa waktu lalu saat pengumuman pemenang contest digital #ColorsofVespa Show Your True Colors, Senin (20/6/2017).

Meski demikian, Andre belum bisa memastikan berapa unit yang akan masuk ke Indonesia, baik Vespa Primavera Arcobaleno 150 limited edition maupun Vespa Sprint Limited Edition. Ia hanya mengatakan bahwa keduanya layak jadi incaran para pecinta Vespa Tanah Air.

“Memang itu terbatas, berapa yang bakal masuk ke Indonesia saya belum bisa announcement sekarang,” imbuhnya.



Ada kabar, peluncuran dua model edisi khusus tersebut juga akan dihelat berbarengan dengan Vespa RED Edition. Bocoran dari sumber NaikMotor.com ketiganya akan dirilis Agustus mendatang. Namun saat dikonfirmasi Andre enggan membuka keran informasi lebih jauh.

“Tunggu saja, kami akan memboyong tiga varian special edition pada kuartal tiga,” kata Andre.

Perbedaan Vespa Primavera Arcobaleno 150 ini dengan model reguler terletak pada warna biru pastel yang dinamakan Pastello Azzurro. Identitas lain yakni ada plakat kecil bertuliskan limited edition dengan latar tulisan warna pelangi.

Namun perbedaan paling mencolok terletak pada pelek. Primavera edisi terbatas ini tidak menggunakan ring 10 inci, melainkan 12 inci seperti Sprint. Meski sama-sama 12 inci tapi disain peleknya tetap beda, milik Primavera Arcobaleno lebih manis.



Sedangkan Vespa 946 Red Edition merupakan model eksklusif hasil kerjasama Vespa dengan badan kesehatan bernama RED. Model ini dirilis sebagai bukti kontribusi keduanya untuk memerangi penyakit AIDS, Tuberkolosis, dan Malaria di negara-negara berkembang.

Hasil penelusuran NaikMotor.com, Vespa RED Edition sudah open booking di diler Vespa Sinergi Tebet. Soal harga dibanderol Rp 199 juta on the road (OTR) Jakarta, atau lebih tinggi sedikit dari Vespa 946 Emporio Armani yang dibanderol Rp 196 juta.

Salah satu sales Vespa Sinergi mengungkapkan, sebagai satu-satunya diler resmi Piaggio yang memasukkan Vespa RED Edition wilayah Jakarta dan Tangerang pihaknya hanya mendapat jatah 5 unit. Saat ini tiga unit sudah resmi dipesan, jadi tinggal sisa dua unit.


Sumber: Naik Motor.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bocoran Superbike BMW Terbaru, S1000RR Model 2018

D'BIKERS – Meski tak sepopuler superbike racikan brand Jepang, nyatanya superbike BMW yakni S1000RR jadi superbike tercepat pada sebuah pengetesan trek lurus. Kini pabrikan Jerman itu bersiap merilis model terbarunya. Dituliskan majalah motor ternama Jerman, Motorrad, BMW tampak sedang menguji superbike terbarunya itu. Ini menandakan motor tersebut tak lama lagi akan segera muncul. BMW S1000RR 2018 usung sub frame model teralis. (Foto: Morebikes) Dari foto yang beredar, bisa dilihat motor ini akan mendapakan banyak perubahan. Mulai dari lengan ayun, bentuk bodi dengan fairing baru, buritan pendek yang lebih pendek. Tak ketinggalan perubahan pada bagian wajahnya karena menggunakan desain lampu utama model anyar. Kemudian yang tak kalah penting adalah revisi mesin untuk mengejar performa menengah dan atas. Secara keseluruhan motor Jerman ini semakin cantik dengan desain sub frame model teralis. Jadi khas seperti superbike racikan Eropa macam Ducati yang dikenal dengan sasis te...

Jumlah Piston di Kaliper Rem Sepeda Motor, Beda Model Beda Juga Fungsinya

Apabila diperhatikan dengan detil, jumlah piston pada kaliper rem itu ternyata berbeda-beda. Ada yang menggunakan kaliper dengan satu piston, ada yang dua piston dan bahkan ada yang menggunakan 4 piston. Yang menarik pada motor berkapasitas 115-150 cc, ada model yang menggunakan kaliper rem 1 piston dan ada pula yang memiliki 2 piston meski kapasitas mesinnya sama. Lantas apa perbedaannya? Bagaimana performanya? "Sebenarnya jumlah piston itu berkaitan juga dengan performa pengereman. Seperti kaliper 2 piston memiliki performa pengereman yang lebih bagus dibandingkan 1 piston. Tapi, bukan berarti 1 piston jelek, karena disesuaikan juga dengan spesifikasi mesin motornya," ucap Chrisna Permata Putra, Marketing PT Chemco Harapan Nusantara (CHN) selaku produsen komponen rem Nissin. Chrisna juga menyampaikan umumnya motor yang memakai kaliper 1 piston berkapasitas maksimal 150 cc. Tenaga mesinnya masih dapat diimbangi dengan performa kaliper rem 1 piston. Selain berpatokan pad...

Benarkah Oli Samping Motor 2-Tak Harus Wangi? Ini Jawabannya

D'BIKERS – Sepeda motor dua langkah atau 2-tak saat ini sudah tidak lagi diproduksi. Namun pengguna dan penggemarnya masih banyak bersliweran di jalan dengan suara dan asap knalpot yang khas. Salah satu komponen motor 2-tak yang menjadi perhatian adalah oli samping. Tanpa oli samping, motor dua tak tidak dapat melakukan pembakaran secara sempurna. Mesin diambil dari Kawasaki H2 3-silinder 2-tak lansiran 1970-an. Banyak yang masih beranggapan pemilihan oli 2-tak yang baik berasal dari wanginya. Ini jadi bahasan pengguna motor 2-tak hingga saat ini. Apakah benar seperti itu? “Tidak ada itu. Oli samping wangi semua bisa buat, Cuma tambah pewangi saja,” ucap Herry Hambali, Sales and Marketing Director PT Federal Karyatama, produsen oli Federal beberapa waktu lalu. Herry mengungkapkan, oli wangi tidak ada hubungannya dengan performa. Bagi pemilik motor yang wajib diperhatikan adalah formulasi serta zat aditif di dalam oli. Selain itu, penggunaan oli samping dengan wewangian tida...