Langsung ke konten utama

Suzuki GSX-R125 dan GSX-S125 Segera Dijual di Eropa, Harga Lebih Mahal!

D'BIKERS - Motor Baru Suzuki 2017, yakni Suzuki GSX-S150 dan GSX-R150 resmi meluncur di Indonesia beberapa waktu yang lalu dengan harga yang terbilang terjangkau, kedua motor ini juga sudah mulai dijual di beberapa negara tetangga seperti Vietnam yang diboyong langsung dari Indonesia.

Namun yang mengejutkan ada Suzuki GSX-R125 dan GSX-S125 yang khusus untuk pasar Eropa dengan desain sangat mirip seperti versi Indonesia tapi memakai mesin lebih kecil.



Yang lebih mengejutkan lagi harga kedua motor tersebut sangat mahal yaitu sekitar Rp 57,4 juta untuk GSX-S125 dan Rp 62,1 juta pada GSX-R125. Padahal harga Suzuki GSX-S150 di Indonesia cuma Rp 23.9 juta, sedangkan GSX-R150 dipatok Rp 27.9 juta saja.

Baik Suzuki GSX-R125 maupun GSX-S125 sendiri bakal mulai dijual di Eropa pada bulan September mendatang, spesifikasi yang diusung jelas jauh berbeda dengan saudaranya di Indonesia.

Motor ini memakai mesin DOHC berkapasitas 125 cc dengan teknologi balap nickel-phosphorus-silicon-carbide pada ruang bakar, hadir pula throttle body ukuran 32 mm dengan enam sensor.



Meskipun begitu beberapa fitur masih sama seperti di tanah air seperti misalnya teknologi keyless ignition system dan juga speedometer full digital.

Soal desain juga nyaris tidak ada perbedaan mulai dari bentuk hingga grafisnya, kecuali logo R125 yang terpampang jelas di bodi bagian samping.



Namun jangan harap Si mungil Suzuki GSX-R125 dan GSX-S125 ini bisa dijual di Indonesia karena pihak PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) tidak pernah berniat untuk memproduksi atau menjualnya di dalam negeri. Hal itu dikarenakan setiap negara menjual sebuah kendaraan disesuaikan dengan keinginan dari konsumen.

Jadi belum tentu GSX-S150 dan GSX-R150 versi Indonesia cocok untuk Eropa dan begitupun sebaliknya.

Sumber: Otonity

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bocoran Superbike BMW Terbaru, S1000RR Model 2018

D'BIKERS – Meski tak sepopuler superbike racikan brand Jepang, nyatanya superbike BMW yakni S1000RR jadi superbike tercepat pada sebuah pengetesan trek lurus. Kini pabrikan Jerman itu bersiap merilis model terbarunya. Dituliskan majalah motor ternama Jerman, Motorrad, BMW tampak sedang menguji superbike terbarunya itu. Ini menandakan motor tersebut tak lama lagi akan segera muncul. BMW S1000RR 2018 usung sub frame model teralis. (Foto: Morebikes) Dari foto yang beredar, bisa dilihat motor ini akan mendapakan banyak perubahan. Mulai dari lengan ayun, bentuk bodi dengan fairing baru, buritan pendek yang lebih pendek. Tak ketinggalan perubahan pada bagian wajahnya karena menggunakan desain lampu utama model anyar. Kemudian yang tak kalah penting adalah revisi mesin untuk mengejar performa menengah dan atas. Secara keseluruhan motor Jerman ini semakin cantik dengan desain sub frame model teralis. Jadi khas seperti superbike racikan Eropa macam Ducati yang dikenal dengan sasis te...

Jumlah Piston di Kaliper Rem Sepeda Motor, Beda Model Beda Juga Fungsinya

Apabila diperhatikan dengan detil, jumlah piston pada kaliper rem itu ternyata berbeda-beda. Ada yang menggunakan kaliper dengan satu piston, ada yang dua piston dan bahkan ada yang menggunakan 4 piston. Yang menarik pada motor berkapasitas 115-150 cc, ada model yang menggunakan kaliper rem 1 piston dan ada pula yang memiliki 2 piston meski kapasitas mesinnya sama. Lantas apa perbedaannya? Bagaimana performanya? "Sebenarnya jumlah piston itu berkaitan juga dengan performa pengereman. Seperti kaliper 2 piston memiliki performa pengereman yang lebih bagus dibandingkan 1 piston. Tapi, bukan berarti 1 piston jelek, karena disesuaikan juga dengan spesifikasi mesin motornya," ucap Chrisna Permata Putra, Marketing PT Chemco Harapan Nusantara (CHN) selaku produsen komponen rem Nissin. Chrisna juga menyampaikan umumnya motor yang memakai kaliper 1 piston berkapasitas maksimal 150 cc. Tenaga mesinnya masih dapat diimbangi dengan performa kaliper rem 1 piston. Selain berpatokan pad...

Benarkah Oli Samping Motor 2-Tak Harus Wangi? Ini Jawabannya

D'BIKERS – Sepeda motor dua langkah atau 2-tak saat ini sudah tidak lagi diproduksi. Namun pengguna dan penggemarnya masih banyak bersliweran di jalan dengan suara dan asap knalpot yang khas. Salah satu komponen motor 2-tak yang menjadi perhatian adalah oli samping. Tanpa oli samping, motor dua tak tidak dapat melakukan pembakaran secara sempurna. Mesin diambil dari Kawasaki H2 3-silinder 2-tak lansiran 1970-an. Banyak yang masih beranggapan pemilihan oli 2-tak yang baik berasal dari wanginya. Ini jadi bahasan pengguna motor 2-tak hingga saat ini. Apakah benar seperti itu? “Tidak ada itu. Oli samping wangi semua bisa buat, Cuma tambah pewangi saja,” ucap Herry Hambali, Sales and Marketing Director PT Federal Karyatama, produsen oli Federal beberapa waktu lalu. Herry mengungkapkan, oli wangi tidak ada hubungannya dengan performa. Bagi pemilik motor yang wajib diperhatikan adalah formulasi serta zat aditif di dalam oli. Selain itu, penggunaan oli samping dengan wewangian tida...