Langsung ke konten utama

Benarkah Knalpot Racing Bikin Performa Motor Meningkat



Penggantian peredam gas buang pada sepeda motor diyakini dapat meningkatkan performanya. Apakah benar?

D'BIKERS – Di era trend modifikasi, knalpot menjadi bagian yang sering diganti pada sepeda motor. Penggantian tersebut diyakini dapat meningkatkan tampilan yang lebih menarik dan raungan suara khas motor sport.

Selain itu, penggantian peredam gas buang pada sepeda motor juga diyakini dapat meningkatkan performanya. Ubahan tersebut khususnya ketika menyematkan 'knalpot racing'.

Sekarang, benarkah pemasangan 'knalpot racing' pada mesin sepeda motor yang masih standar pabrikan dapat meningkatkan performanya? Tak jarang, mengganti knalpot justru tenaga mesin yang diharapkan malah menurun atau 'gembos'. Seperti yang dipaparkan Joni selaku pemilik bengkel Jaya Wijaya dikutip dari medanbisnisdaily.com 02/08,

"Kurangnya tenaga mesin kendaraan setelah dipasang knalpot racing biasanya terjadi karena kesalahan pada desain knalpot".

Desain yang dimaksud bukan secara tampilan, akan tetapi desain dalaman knalpot. Seperti, berapa dimensi lubangnya, bagaimana desain filternya dan sebagainya.



Sebelum mengenal lebih jauh mengenai 'knalpot racing' sepeda motor, teknisi dari kursuskorter.com menjelaskan terkait fungsi part tersebut.

"Knalpot racing didesain untuk memaksimalkan pembuangan gas sisa pembakaran dengan lubang pembuangan yang lebih besar sehingga aliran gas buang pun lebih lancar. Berbeda dengan knalpot standar yang masih dilengkapi dengan filter dan sekat-sekat," dikutip 02/08.

Membaca penjelasan tersebut, sebelum Otolover's memasang knalpot racing pada mesin sepeda motor yang masih standar, perlu observasi kesesuaian knalpot yang akan Anda pasang. Selain itu, bisa juga bertanya atau menyerahkan pada ahli knalpot.

Hal tersebut supaya penggantian peredam gas buang dengan knalpot racing tersebut tidak hanya sekedar tampilan dan ruangan suara yang merdu, akan tetapi performanya juga bisa terdongkrak.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bocoran Superbike BMW Terbaru, S1000RR Model 2018

D'BIKERS – Meski tak sepopuler superbike racikan brand Jepang, nyatanya superbike BMW yakni S1000RR jadi superbike tercepat pada sebuah pengetesan trek lurus. Kini pabrikan Jerman itu bersiap merilis model terbarunya. Dituliskan majalah motor ternama Jerman, Motorrad, BMW tampak sedang menguji superbike terbarunya itu. Ini menandakan motor tersebut tak lama lagi akan segera muncul. BMW S1000RR 2018 usung sub frame model teralis. (Foto: Morebikes) Dari foto yang beredar, bisa dilihat motor ini akan mendapakan banyak perubahan. Mulai dari lengan ayun, bentuk bodi dengan fairing baru, buritan pendek yang lebih pendek. Tak ketinggalan perubahan pada bagian wajahnya karena menggunakan desain lampu utama model anyar. Kemudian yang tak kalah penting adalah revisi mesin untuk mengejar performa menengah dan atas. Secara keseluruhan motor Jerman ini semakin cantik dengan desain sub frame model teralis. Jadi khas seperti superbike racikan Eropa macam Ducati yang dikenal dengan sasis te...

Jumlah Piston di Kaliper Rem Sepeda Motor, Beda Model Beda Juga Fungsinya

Apabila diperhatikan dengan detil, jumlah piston pada kaliper rem itu ternyata berbeda-beda. Ada yang menggunakan kaliper dengan satu piston, ada yang dua piston dan bahkan ada yang menggunakan 4 piston. Yang menarik pada motor berkapasitas 115-150 cc, ada model yang menggunakan kaliper rem 1 piston dan ada pula yang memiliki 2 piston meski kapasitas mesinnya sama. Lantas apa perbedaannya? Bagaimana performanya? "Sebenarnya jumlah piston itu berkaitan juga dengan performa pengereman. Seperti kaliper 2 piston memiliki performa pengereman yang lebih bagus dibandingkan 1 piston. Tapi, bukan berarti 1 piston jelek, karena disesuaikan juga dengan spesifikasi mesin motornya," ucap Chrisna Permata Putra, Marketing PT Chemco Harapan Nusantara (CHN) selaku produsen komponen rem Nissin. Chrisna juga menyampaikan umumnya motor yang memakai kaliper 1 piston berkapasitas maksimal 150 cc. Tenaga mesinnya masih dapat diimbangi dengan performa kaliper rem 1 piston. Selain berpatokan pad...

Benarkah Oli Samping Motor 2-Tak Harus Wangi? Ini Jawabannya

D'BIKERS – Sepeda motor dua langkah atau 2-tak saat ini sudah tidak lagi diproduksi. Namun pengguna dan penggemarnya masih banyak bersliweran di jalan dengan suara dan asap knalpot yang khas. Salah satu komponen motor 2-tak yang menjadi perhatian adalah oli samping. Tanpa oli samping, motor dua tak tidak dapat melakukan pembakaran secara sempurna. Mesin diambil dari Kawasaki H2 3-silinder 2-tak lansiran 1970-an. Banyak yang masih beranggapan pemilihan oli 2-tak yang baik berasal dari wanginya. Ini jadi bahasan pengguna motor 2-tak hingga saat ini. Apakah benar seperti itu? “Tidak ada itu. Oli samping wangi semua bisa buat, Cuma tambah pewangi saja,” ucap Herry Hambali, Sales and Marketing Director PT Federal Karyatama, produsen oli Federal beberapa waktu lalu. Herry mengungkapkan, oli wangi tidak ada hubungannya dengan performa. Bagi pemilik motor yang wajib diperhatikan adalah formulasi serta zat aditif di dalam oli. Selain itu, penggunaan oli samping dengan wewangian tida...