Langsung ke konten utama

Hal Yang Wajib Diketahui Sebelum Pasang Ban Lebar Pada Sepeda Motor


Pemasangan ban motor lebar idealnya naik dua step dari ukuran standar pabrikan. (Foto: Motorbike)

D'BIKERS – Bagi biker yang ingin mengganti profil ban dengan ukuran yang lebih lebar harus mempertimbangkan beberapa hal, karena biasanya profil ban yang terlalu lebar tidak muat ke dalam swing arm alias lengan ayun.

Masalah ini timbul karena swing arm bawaan pabrikan tidak didesain untuk penggunaan ban dengan tapak yang lebih lebar melebihi dua step. Jika ingin tetap memaksakan menggunakan ban tapak yang lebih lebar, salah satu pilihan adalah mengganti dengan swing arm aftermarket.




"Pasang ban lebar di motor standar tanpa mengubah apapun patut memperhatikan beberapa hal. Di antaranya masalah ukuran.Sebab, hal inilah yang menentukan tampilan. Motor-motor standar yang ada sekarang lebar tapak ban bisa naik dua step," jelas Kepala Departemen Technical Support Suryaraya Rubberindo Industries (SRI), Jimmy Handoyo, kepada Metrotvnews.com di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Jika ban motor bebek Anda menggunakan ban standar 70/90 di bagian depan dan 80/90 di bagian belakang, maksimal ukuran lebar bisa naik ke 90/90 untuk ban depan dan 100/90 untuk bagian belakang. Begitu juga dengan aplikasi ban di motor matic dan motor sport.

"Biasanya pasang ukuran perbandingan seperti itu juga harus diakali. Misalnya menggunakan ban dua step naik. Tapi ukuran ketinggian side wall harus dikurangi. Jadi penampakannya tetap proporsional. Kalau tidak, motor akan terlalu tinggi," tutup Jimmy.



sumber: metroTV

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bocoran Superbike BMW Terbaru, S1000RR Model 2018

D'BIKERS – Meski tak sepopuler superbike racikan brand Jepang, nyatanya superbike BMW yakni S1000RR jadi superbike tercepat pada sebuah pengetesan trek lurus. Kini pabrikan Jerman itu bersiap merilis model terbarunya. Dituliskan majalah motor ternama Jerman, Motorrad, BMW tampak sedang menguji superbike terbarunya itu. Ini menandakan motor tersebut tak lama lagi akan segera muncul. BMW S1000RR 2018 usung sub frame model teralis. (Foto: Morebikes) Dari foto yang beredar, bisa dilihat motor ini akan mendapakan banyak perubahan. Mulai dari lengan ayun, bentuk bodi dengan fairing baru, buritan pendek yang lebih pendek. Tak ketinggalan perubahan pada bagian wajahnya karena menggunakan desain lampu utama model anyar. Kemudian yang tak kalah penting adalah revisi mesin untuk mengejar performa menengah dan atas. Secara keseluruhan motor Jerman ini semakin cantik dengan desain sub frame model teralis. Jadi khas seperti superbike racikan Eropa macam Ducati yang dikenal dengan sasis te...

Jumlah Piston di Kaliper Rem Sepeda Motor, Beda Model Beda Juga Fungsinya

Apabila diperhatikan dengan detil, jumlah piston pada kaliper rem itu ternyata berbeda-beda. Ada yang menggunakan kaliper dengan satu piston, ada yang dua piston dan bahkan ada yang menggunakan 4 piston. Yang menarik pada motor berkapasitas 115-150 cc, ada model yang menggunakan kaliper rem 1 piston dan ada pula yang memiliki 2 piston meski kapasitas mesinnya sama. Lantas apa perbedaannya? Bagaimana performanya? "Sebenarnya jumlah piston itu berkaitan juga dengan performa pengereman. Seperti kaliper 2 piston memiliki performa pengereman yang lebih bagus dibandingkan 1 piston. Tapi, bukan berarti 1 piston jelek, karena disesuaikan juga dengan spesifikasi mesin motornya," ucap Chrisna Permata Putra, Marketing PT Chemco Harapan Nusantara (CHN) selaku produsen komponen rem Nissin. Chrisna juga menyampaikan umumnya motor yang memakai kaliper 1 piston berkapasitas maksimal 150 cc. Tenaga mesinnya masih dapat diimbangi dengan performa kaliper rem 1 piston. Selain berpatokan pad...

Benarkah Oli Samping Motor 2-Tak Harus Wangi? Ini Jawabannya

D'BIKERS – Sepeda motor dua langkah atau 2-tak saat ini sudah tidak lagi diproduksi. Namun pengguna dan penggemarnya masih banyak bersliweran di jalan dengan suara dan asap knalpot yang khas. Salah satu komponen motor 2-tak yang menjadi perhatian adalah oli samping. Tanpa oli samping, motor dua tak tidak dapat melakukan pembakaran secara sempurna. Mesin diambil dari Kawasaki H2 3-silinder 2-tak lansiran 1970-an. Banyak yang masih beranggapan pemilihan oli 2-tak yang baik berasal dari wanginya. Ini jadi bahasan pengguna motor 2-tak hingga saat ini. Apakah benar seperti itu? “Tidak ada itu. Oli samping wangi semua bisa buat, Cuma tambah pewangi saja,” ucap Herry Hambali, Sales and Marketing Director PT Federal Karyatama, produsen oli Federal beberapa waktu lalu. Herry mengungkapkan, oli wangi tidak ada hubungannya dengan performa. Bagi pemilik motor yang wajib diperhatikan adalah formulasi serta zat aditif di dalam oli. Selain itu, penggunaan oli samping dengan wewangian tida...