Langsung ke konten utama

Michelin Hadirkan Ban Pilot MotoGP untuk Motor Bebek dan Skutik, Harga Mulai Rp 350 Ribu

D'BIKERS – Michelin meluncurkan ban Pilot MotoGP untuk motor bebek dan skutik dengan harga mulai Rp 350 ribu. Ban Michelin Pilot MotoGP tersedia dalam 4 ukuran yaitu depan 90/80-14, belakang 100/80-14, depan 90/80 – 17, belakang 100/80-17.

Dinamakan ban “MotoGP” bukan tanpa alasan. Kehadiran ban Michelin Pilot MotoGP di Indonesia untuk merayakan keikutsertaannya kembali dalam MotoGP.



“Ini adalah momen yang berharga bagi Michelin karena kami dapat bekerjasama dengan MotoGP untuk meluncurkan produk ikonik yang diberi label Michelin dan MotoGP yang merupakan ban dengan performa maksimal untuk kebutuhan komuter di Indonesia,” kata Fritz Mueller, President Director Michelin Indonesia.

Michelin Pilot MotoGP dikembangkan untuk memberikan karakteristik handling yang sporty dan keamanan yang maksimal kepada pengendara motor komuter dan segmen skuter.

Pola tapak semi-slick, yang digunakan juga oleh ban motor supersport Michelin radial, memberikan tingkat cengkeraman yang kuat baik dalam kondisi basah dan kering sehingga ban ini sangat sesuai untuk pengendara sepeda motor yang membutuhkan performa prima dalam berkendara sehari-hari.

Jika Anda tertarik, bisa mengunjungi Planet Ban yang sudah tersebar lebih dari 500 outlet di seluruh Indonesia.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bocoran Superbike BMW Terbaru, S1000RR Model 2018

D'BIKERS – Meski tak sepopuler superbike racikan brand Jepang, nyatanya superbike BMW yakni S1000RR jadi superbike tercepat pada sebuah pengetesan trek lurus. Kini pabrikan Jerman itu bersiap merilis model terbarunya. Dituliskan majalah motor ternama Jerman, Motorrad, BMW tampak sedang menguji superbike terbarunya itu. Ini menandakan motor tersebut tak lama lagi akan segera muncul. BMW S1000RR 2018 usung sub frame model teralis. (Foto: Morebikes) Dari foto yang beredar, bisa dilihat motor ini akan mendapakan banyak perubahan. Mulai dari lengan ayun, bentuk bodi dengan fairing baru, buritan pendek yang lebih pendek. Tak ketinggalan perubahan pada bagian wajahnya karena menggunakan desain lampu utama model anyar. Kemudian yang tak kalah penting adalah revisi mesin untuk mengejar performa menengah dan atas. Secara keseluruhan motor Jerman ini semakin cantik dengan desain sub frame model teralis. Jadi khas seperti superbike racikan Eropa macam Ducati yang dikenal dengan sasis te...

Jumlah Piston di Kaliper Rem Sepeda Motor, Beda Model Beda Juga Fungsinya

Apabila diperhatikan dengan detil, jumlah piston pada kaliper rem itu ternyata berbeda-beda. Ada yang menggunakan kaliper dengan satu piston, ada yang dua piston dan bahkan ada yang menggunakan 4 piston. Yang menarik pada motor berkapasitas 115-150 cc, ada model yang menggunakan kaliper rem 1 piston dan ada pula yang memiliki 2 piston meski kapasitas mesinnya sama. Lantas apa perbedaannya? Bagaimana performanya? "Sebenarnya jumlah piston itu berkaitan juga dengan performa pengereman. Seperti kaliper 2 piston memiliki performa pengereman yang lebih bagus dibandingkan 1 piston. Tapi, bukan berarti 1 piston jelek, karena disesuaikan juga dengan spesifikasi mesin motornya," ucap Chrisna Permata Putra, Marketing PT Chemco Harapan Nusantara (CHN) selaku produsen komponen rem Nissin. Chrisna juga menyampaikan umumnya motor yang memakai kaliper 1 piston berkapasitas maksimal 150 cc. Tenaga mesinnya masih dapat diimbangi dengan performa kaliper rem 1 piston. Selain berpatokan pad...

Benarkah Oli Samping Motor 2-Tak Harus Wangi? Ini Jawabannya

D'BIKERS – Sepeda motor dua langkah atau 2-tak saat ini sudah tidak lagi diproduksi. Namun pengguna dan penggemarnya masih banyak bersliweran di jalan dengan suara dan asap knalpot yang khas. Salah satu komponen motor 2-tak yang menjadi perhatian adalah oli samping. Tanpa oli samping, motor dua tak tidak dapat melakukan pembakaran secara sempurna. Mesin diambil dari Kawasaki H2 3-silinder 2-tak lansiran 1970-an. Banyak yang masih beranggapan pemilihan oli 2-tak yang baik berasal dari wanginya. Ini jadi bahasan pengguna motor 2-tak hingga saat ini. Apakah benar seperti itu? “Tidak ada itu. Oli samping wangi semua bisa buat, Cuma tambah pewangi saja,” ucap Herry Hambali, Sales and Marketing Director PT Federal Karyatama, produsen oli Federal beberapa waktu lalu. Herry mengungkapkan, oli wangi tidak ada hubungannya dengan performa. Bagi pemilik motor yang wajib diperhatikan adalah formulasi serta zat aditif di dalam oli. Selain itu, penggunaan oli samping dengan wewangian tida...